Sejuknya tetes embun yang tertinggal pada kelopak-kelopak bunga dengan lembut membasahi tanganku. Kupu-kupu berterbangan dengan riangnya seolah menyambut kedatanganku. Aih, sudah lama aku tak merasa setenang ini. Mungkin sekitar…tiga bulan? Entahlah—aku tak begitu peduli. Aku sudah terlarut dalam sejuknya embun pagi dan hangatnya mentari yang mulai bersinar dengan lembut. “Asyel!” Tahu-tahu keningku sudah terantuk lantai. Aduh. Tunggu— lantai?
when life gives you internet, take it and make a free blog!